Minggu, 14 Juli 2013

Jakarta - Cuma kebobolan satu kali di babak pertama, Indonesia Dream Team digelontor enam kali oleh pemain-pemain Arsenal di paruh kedua. Disebut Jacsen F Thiago, timnya terlalu mudah kemasukan gol.

Meski dapat tekanan hebat dari menit awal, gawang Kurnia Meiga cuma jebol sekali di 45 menit pertama pertandingan. Adalah Theo Walcott yang merobek gawang tuan rumah dalam laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (14/7/2013) malam WIB itu.

Arsenal kemudian melakukan banyak pergantian di awal babak kedua. Gelombang pergantian pemain lain terjadi di pertengahan paruh kedua. Dan dari situlah gol demi gol The Gunners terus datang. Sampai akhirnya peluit panjang dibunyikan wasit, skor menunjuk angka 7-0 untuk kemenangan Arsenal.

"Kita sangat terpukul dengan skor yang sangat telak. Kita tahu kekuatan lawan sangat bagus, tapi gol-gol terakhir, mulai dari gol ketiga, tercipta dengan mudah setelah menembus pertahanan kita," sahut Jacsen dalam konferensi pers usai pertandingan.

Masalah lain yang terlihat dari penampilan Indonesia Dream Team dalam laga tersebut adalah terkait mental bertanding. Boaz Solossa dkk dianggap sudah terlajur minder dengan nama besar Arsenal.

Enam gol Arsenal di babak kedua dilesakkan oleh Chuba Akpom, Olivier Giroud (2 gol), Lukas Podolski, Kris Olsson dan Thomas Eisfeld.

"Tentu kita sedih dengan hasil ini. Pada babak kedua, kita lihat kepercayaan diri pemain untuk memainkan bola. Yang menjadi persoalan adalah respek pada nama besar Arsenal."

"Tinggal sekarang bagaimana mengangkat kepercayaan diri pemain. Sebab kita lihat, di babak kedua mereka lebih berani menyerang. Mungkin kalau lawan yang selevel, para pemain bisa bermain lebih baik," lanjut Jacksen.(kaka)
Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!