Sabtu, 22 Juni 2013

Laga Big Match antara Persib Bandung vs Persija Jakarta sedianya digelar Sabtu sore (22/6) di SUGBK. Peristiwa ini tepat sehari jelang pemilihan kepala daerah (pilkada) kota Bandung yang akan berlangsung esok harinya, Minggu, 23 Juni. Kita tahu, salah satu peserta calon walikota Bandung adalah pasangan Edi Siswadi-Erwan Setiawan. Edi adalah anak kesayangan manajer Persib, Umuh Muhtar.
Begitu sayangnya (mencampurkan dengan politik), Manajer Persib ini bahkan tega menyuruh pemain topnya Sergio van Dijk untuk berkampanye agar masyarakat memilih Edi. Kata van Dijk, jika anaknya Umuh yang memenangi pilkada Bandung, Persib bakal lebih banyak diperhatikan! Wah, kok begitu ya.
Lalu apa hubungannya dengan kegagalan laga Persib vs Persija Sabtu sore tersebut?
Inilah salah satu analisa teori konspirasi yang sengaja dirancang dari Bandung. Perancangnya tentu saja salah satu peserta yang getol membawa-bawa nama Persib dalam pilkada tersebut. Silakan para pembaca setelah saya beri kunci teori konspirasi tersebut untuk berimajinasi sendiri-sendiri bagaimana cara tim sukses salah satu calon walikota merekrut para “relawan” untuk menghadang bus Persib.
Yang jelas, para penyerang sepertinya dirancang untuk hit and run! Serang bus, dan langsung lari. Ini kelihatan bukan tipe suporter Persija. Sepertinya kejadian yang cepat itu pun langsung merebak sampai ke ubun-ubun para bobotoh.
Dengan diserangnya bus Persib, otomatis seluruh bobotoh secara tak sadar akan digiring untuk kembali memperkuat “keyakinan”nya untuk memilih salah satu calon yang membawa-bawa nama Persib tersebut.
Di Bandung para bobotoh langsung tumpah ruah di jalanan. Mereka sempat menutup jalan tol Pasteur. Mereka juga memenuhi jalan layang Pasopati dari depan Gedung Sate (Gasibu) sampai perempatan jalan menuju tol Pasteur.
Nah, silakan Anda semua berimajinasi, teori ini masuk akal apa tidak. Dan bisa jadi ini salah satu kesahihan sepak bola benar-benar sudah disusupi mafia.***[Winar]

Sumber: Kompasiana
Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!