Sriwijaya FC dan Arema Indonesia siap bertarung demi memperebutkan
posisi 2 klasemen sementara Indonesia Super League (ISL). Selisih poin
antara keduanya hanya 2 poin, Arema 50 poin sedangkan tuan rumah
Sriwijaya 48 poin.
Sriwijaya FC baru saja sukses mengkudeta Persib di peringkat 3 dengan melibas Gresik 2-1 di Jakabaring, kini mereka bersiap mengkudeta Arema di posisi 2 klasemen. Secara keseluruhan sebetulnya permainan SFC tidak istimewa, rekrutan macam Dzumafo, Diego tidak memberi warna baru dalam permainan tim. Dzumafo bahkan sering tampil memble, membarter Hilton dengan Dzumafo adalah sebuah kesalahan. Jika dijadikan sinetron maka judul "Balada striker yang tertukar" saya rasa sangat pas menggambarkan kejadian ini. Untungnya Boakay Edi Foday telah kembali, kontribusi Boakay begitu terasa saat malawan Gresik. Kerjasama Boakay dengan Erick Weeks menjadi nyawa permainan Sriwijaya FC, bisa jadi besok serangan juga akan bertumpu pada mereka berdua.
Pemain naturalisasi penuh tato Diego dipastikan akan diparkir oleh coach Kas Hartadi seiring tindakan yang tidak menyenangkan saat ditarik pada laga melawan Gresik. Selain itu menurut Kas Hartadi selama latihan Diego juga tidak serius dan tidak mau bekerjasama dengan pemain lain.
Arema sendiri datang ke markas juragan pempek dengan modal kurang mentereng, mereka hanya mampu mencuri 1 poin di kandang PBR yang di atas kertas seharusnya bisa dikalahkan. Skuad Arema nampak kurang tenang dan permainan juga monoton. Mungkin ketiadaan playmaker membuat permainan sulit berkembang. Sayangnya playmaker rekrutan baru Edmar garcia sejauh ini hanya menjadi penghangat bench, baru dua kali dimainkan sebagai pengganti dan permainanya memang tidak istimewa.
Coach RD seperti terlalu menganakemaskan Egi, seolah Egi tak tergantikan sebagai deep playmaker. Memasang duet Egi dengan Dedy Kusnandar adalah kesalahan terbesar yang diulangi lagi oleh coach RD, dimana tipe dua pemain ini hampir mirip. Joko Sasongko selalu disimpan, padahal permainanya bersama timnas u23 saat melawan Singapura cukup apik sebagai second striker.
Secara materi pemain memang Arema lebih unggul karena banyak bintang berkelas namun melihat performa terakhir kedua tim saya memprediksi pertandingan akan berakhir seri.
Bagaimana komentar sampean luurd???
By Post: Kaka_
Sriwijaya FC baru saja sukses mengkudeta Persib di peringkat 3 dengan melibas Gresik 2-1 di Jakabaring, kini mereka bersiap mengkudeta Arema di posisi 2 klasemen. Secara keseluruhan sebetulnya permainan SFC tidak istimewa, rekrutan macam Dzumafo, Diego tidak memberi warna baru dalam permainan tim. Dzumafo bahkan sering tampil memble, membarter Hilton dengan Dzumafo adalah sebuah kesalahan. Jika dijadikan sinetron maka judul "Balada striker yang tertukar" saya rasa sangat pas menggambarkan kejadian ini. Untungnya Boakay Edi Foday telah kembali, kontribusi Boakay begitu terasa saat malawan Gresik. Kerjasama Boakay dengan Erick Weeks menjadi nyawa permainan Sriwijaya FC, bisa jadi besok serangan juga akan bertumpu pada mereka berdua.
Pemain naturalisasi penuh tato Diego dipastikan akan diparkir oleh coach Kas Hartadi seiring tindakan yang tidak menyenangkan saat ditarik pada laga melawan Gresik. Selain itu menurut Kas Hartadi selama latihan Diego juga tidak serius dan tidak mau bekerjasama dengan pemain lain.
Arema sendiri datang ke markas juragan pempek dengan modal kurang mentereng, mereka hanya mampu mencuri 1 poin di kandang PBR yang di atas kertas seharusnya bisa dikalahkan. Skuad Arema nampak kurang tenang dan permainan juga monoton. Mungkin ketiadaan playmaker membuat permainan sulit berkembang. Sayangnya playmaker rekrutan baru Edmar garcia sejauh ini hanya menjadi penghangat bench, baru dua kali dimainkan sebagai pengganti dan permainanya memang tidak istimewa.
Coach RD seperti terlalu menganakemaskan Egi, seolah Egi tak tergantikan sebagai deep playmaker. Memasang duet Egi dengan Dedy Kusnandar adalah kesalahan terbesar yang diulangi lagi oleh coach RD, dimana tipe dua pemain ini hampir mirip. Joko Sasongko selalu disimpan, padahal permainanya bersama timnas u23 saat melawan Singapura cukup apik sebagai second striker.
Secara materi pemain memang Arema lebih unggul karena banyak bintang berkelas namun melihat performa terakhir kedua tim saya memprediksi pertandingan akan berakhir seri.
Bagaimana komentar sampean luurd???
By Post: Kaka_

